Mengukur Pro dan Kontra Pendidikan Tinggi: Analisis Sentimen Netizen dalam Komentar Video Mata Najwa Maudy Ayunda menggunakan Metode Support Vector Machine

Authors

  • Reyner Archi Sanchia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Muhammad Hilmy Maulana Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Dwi Arman Prasetya UPN Veteran Jawa Timur

Keywords:

analisis sentimen, Support Vector Machine, Komentar, Youtube, Pendidikan Tinggi

Abstract

Kolom komentar YouTube merupakan cerminan opini publik terhadap berbagai isu sosial dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap pendidikan tinggi berdasarkan komentar pada video YouTube Mata Najwa berjudul “Kenapa Perlu Kuliah ala Maudy, Andhika, & Amanda”. Metode yang digunakan adalah Support Vector Machine (SVM) untuk mengklasifikasikan opini masyarakat ke dalam tiga kategori sentimen, yaitu positif, negatif, dan netral. Data dikumpulkan menggunakan YouTube Data API dan melalui beberapa tahap pra-pemrosesan, meliputi case folding, tokenization, stopword removal, serta stemming. Pelabelan sentimen dilakukan secara otomatis menggunakan TextBlob sebagai data latih untuk model SVM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model SVM memperoleh tingkat akurasi sebesar 57%, yang menunjukkan performa sedang dalam mengklasifikasikan teks informal berbahasa Indonesia. Hasil analisis memperlihatkan bahwa komentar dengan sentimen positif mendominasi, mencerminkan dukungan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi dalam pengembangan diri dan karier. Sementara itu, komentar negatif lebih banyak menyoroti persoalan relevansi antara pendidikan formal dan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa algoritma SVM efektif dalam memetakan opini publik terhadap isu pendidikan tinggi di media sosial.

Published

2026-01-30