Desain UI/UX Sistem Penjualan pada Toko Coffeeshop Culture Menggunakan Metode Double Diamond
Kata Kunci:
UI/UX, Double Diamond, Sistem Penjualan, Coffeeshop Culture, Pengalaman PenggunaAbstrak
Pertumbuhan industri coffeeshop telah mendorong kebutuhan akan sistem penjualan yang tidak hanya berfungsi secara transaksional, tetapi juga dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih mudah dipahami, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX sistem penjualan pada Coffeeshop Culture dengan metode Double Diamond, yang menekankan pemahaman mendalam tentang Discover, Define, Develop, dan Deliver. Proses perancangan termasuk pembuatan user flow, wireframe, hingga pengembangan prototipe interaktif menggunakan Figma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Double Diamond efektif dalam mengidentifikasi titik-titik masalah pada pengalaman pengguna, seperti alur pemesanan yang kurang efisien dan minimnya informasi produk. Prototipe yang dihasilkan memberikan perbaikan signifikan melalui desain antarmuka yang lebih user-friendly, alur pembelian yang lebih terstruktur, dan elemen interaksi yang meningkatkan kenyamanan dan keterlibatan pelanggan. Selain itu, penelitian ini memberikan gambaran tentang proses perancangan UI/UX sistem penjualan yang berpusat pada pengalaman pengguna. Ini juga dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan aplikasi serupa dalam industri kreatif.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Amikom Surakarta

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
